TIPS SEHAT SEPANJANG MASA
Kenalilah diri sendiri, baik fisik maupun kejiwaan.
Kita kenali kelemahan dan kelebihan diri kita, jangan tutupi kekurangan diri kita namun perbaiki kekurangan yang ada, sebaliknya gali terus kelebihan diri kita namun tetap ingat kita perlu mendengar kritik dan saran baik maupun saran yang tidak baik, biarkan jiwa kita berkembang secara positif. Jangan mudah mengeluh berusahalah selalu bersyukur.
Kita kenali pula kecenderungan dalam keluarga kita yang kemungkinan besar menurun, misalnya dalam sejarah keluarga kita ada yang mengidap diabetes, maka kita perlu mengontrol makanan yang kita makan, dalam sejarah keluarga kita ada yang pernah mengidap kanker, maka kita perlu banyak memakan sayur buah dan membatasi memakan daging maupun zat-zat kimia termasuk didalamnya bahan pengawet.
Tidak terlalu terburu-buru merasa sakit.
Jangan mudah meminum obat hanya karena keluhan kecil, misalnya pusing kepala dan panas badan, berfikiran positif dahulu apabila kita merasakan tidak enak badan, beristirahat cukup, mengkonsumsi kabohidrat yang cukup, dan vitamin, cobalah untuk rileks dengan merenung, sholat bagi seorang muslim, yoga bagi agama lain. Tapi kalau usaha di atas tidak mengurangi gejala tubuh yang kita rasakan tidak nyaman barulah kita ke dokter.
Mengusahakan variasi makanan.
Disarankan makanan yang berserat tinggi, sayur buah, susu kedelai. Apabila mengalami kebosanan dalam makanan berserat yang dianjurkan, kita perlu membuat daftar menu masakan dalam sebulan agar makanan yang kita masak lebih bervariasi dan meningkatkan nafsu makan.
Menyesuaikan konsumsi makanan dengan tingkat usia.
Pada usia anak tumbuh kembang kita tidak membatasi asupan makanannya asalkan diberikan secara seimbang antara karbohidrat, lemak, protein, sayur, dan buah. Namun setelah usia menjelang diatas empat puluh tahun kita mulai mengurangi karbohidrat, lemak dari hewan, dan garam, pebanyak makanan segar sayur dan buah.
Biasakan minum air putih sebanyak mungkin setelah beraktifitas, untuk meringankan kerja ginjal kita.
Berolah raga yang teratur dan seimbang.
Olah raga perlu kita lakukan serutin mungkin, untuk membakar lemak-lemak tubuh, meningkatkan semangat hidup, tidak perlu terlalu berat, yang lebih baik diikuti dengan mengembangkan hobbi kita, misalnya berolah raga sambil berkebun, berolah raga sambil mengajak jalan-jalan peliharaan kita kucing atau membersihkan hewan peliharaan kita ayam, burung, kelinci, mengerjakan olah raga menjadi suatu kesenangan.
Menjaga kebersihan.
Kita juga bisa melakukan olah raga dengan membersihkan rumah, membersihkan halaman sekitar rumah, membersihkan hewan-hewan kesayangan kita, memeriksa saluran air, selokan sekeliling rumah, kolam ikan, dan kamar kita harus cukup sanitasi, pencahayaannya.
Meluangkan waktu santai.
Dalam waktu seminggu kita perlu mengajak keluarga untuk bersantai, tidak perlu keluar rumah maupun keluar biaya besar, kita cukup luangkan kebersamaan dengan makan bersama di halaman rumah, mengajak sekeluarga membersihkan kebun, memelihara hewan kesayangan dan mengajak lari pagi disekitar lingkungan rumah. Cukupkan waktu tidur dalam sehari di waktu malam, jangan membawa kerjaan kantor di rumah yang mengganggu waktu istirahat di malam hari.
Back to nature.
Biasakan mengolah makanan sendiri, sayuran buah segar bukan dari kalengan, kalau sekali-kali ingin menikmati makanan daging pilihlah daging segar bukan daging kalengan, kalau memang kita perlu berjalan kaki kita lakukan dengan berjalan kaki, jangan terlalu tergantung dengan motor ataupun mobil.
Melatih pernapasan.
Apabila ada sesuatu yang memancing emosi, jangan keburu-buru marah dan melepaskan amarah secara spontanitas, namun berlatihlah pernapasan dan mulai melakukan pikiran secara positif, agar pekerjaan kita dapat maksimal dan tidak mudah dikendalikan emosi, kuasai keadaan, bukan kita yang dikuasai keadaan.
Menggemari bacaan kesehatan.
Isi waktu luang kita dengan hal-hal positif dengan membaca, dan mendiskusikan bacaan kita dengan keluarga, jadikan keluarga komunikatif yang demokrasi dan kreatif.
Hidup sehat berawal dari diri kita sendiri, yang mengerti tentang kelebihan dan kekurangan kita secara fisik dan kejiwaan. Atasi problema kita dengan mengawalinya melalui berpikiran positif.
Kamis, 12 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar