Selasa, 08 Desember 2009

PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK YANG MODERN SEKALIGUS AGAMIS

Sebagai konsultan kedokterannya : Diana Ali Samad.

Anak Merupakan asset masa depan, di dalam keluarga maupun bagi negara ini, karena itu kita harus semaksimal mungkin menyiapkan mereka, anak-anak kita, menjadi pribadi yang tangguh dan berkepribadian berkembang secara positif.
Yang perlu kita perhatikan adalah :

Aktivitas dalam rumah.

Anak ketika di dalam rumah merupakan seratus persen dalam pengawasan dan penguasaan kita, karena itu saat seperti ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, dalam memberikan kasih sayang sesuai porsi mereka atau umur mereka, terjalin komunikasi yang positif antara orang tua dan anak, menjauhkan anak-anak dari perkataan kasar, bentakan, pukulan fisik yang melukai badan dan perasaan anak, terutama pertengkaran orang tua.

Membatasi melihat televisi, video, berikan bacaan yang menarik, makan bersama, kalaupun menonton televisi harus kita dampingi di ruang keluarga, jangan berikan televisi di dalam kamar anak.

Mengajak anak kita shalat berjamaah, mengaji bersama, membaca dan membicarakan bacaan secara positif dan demokratif, dan menghafalkan ayat-ayat pendek, doa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sesudah tidur, menghafal surat pendek untuk shalat seperti di juz’ama. Mengucapkan basmallah setiap akan memulai kegiatan dan Alhamdulillah saat mengakhiri kegiatan.

Menemani mereka belajar dan mengajari mereka menggunakan komputer secara positif dan cara membersihkan maupun merawat komputer. Membelikan vcd islam dan lagu-lagu islam.
Membuat rincian dan pembagian tugas membersihkan rumah, menyapu, mengepel, mencuci pakai dan piring, merawat taman atau kolam, dan lain-lain pekerjaan rumah tangga.

Mengenalkan semenjak dini rasa takut akan tuhan, sehingga terhindar dari bohong dan mengucapkan maaf maupun mengucapkan terima kasih. Menghormati kakak, orang tua, nenek, dan menyayangi yang lebih muda, adik.

Memberikan hukuman bila tidak mengaji atau shalat, memberikan pujian apabila berbuat baik dan berprestasi.

Jadikanlah kita sebagai orang tua menjadi teman dan teladan yang baik untuk anak kita.

Aktivitas di luar rumah.

Mengajak anak berwisata religi, membuat pengajian bergilir dengan keluarga, teman sekolah, atau teman mengaji di rumah. Takbiran keliling saat hari raya.

Mengajak anak menjenguk kerabat yang sakit, melayat orang mati dan mengikut sertakan dalam shalat jenazah, mengajak anak terkadang shalat jamaah di masjid, bersilaturahmi ke family yang sekota. Mengajak anak kita berjiarah kekerabat terdekat yang telah meninggal dunia.

Mengajari anak kita bersedekah, memberikan sebagian tabungan mereka ke panti asuhan, menemani mereka memberikan sendiri hasil tabungannya ke panti asuhan, mengumpulkan dan memberikan mainan yang sudah berlebih kepada anak-anak kurang mampu, setiap hari raya ikut membagikan pakaian yang masih layak pakai kepada fakir miskin. Ajari anak kita hidup sederhana, menyisihkan sebagian uang sakunya untuk bersedekah dan menabung.

Mengajak anak ke toko buku dan perpustakaan, mengajari anak senang membaca. Berjiarah ke tanah sucu bila memungkinkan. Tunda memberikan keinginan anak, dengan tujuan agar anak tidak konsumtif, berikan hadiah apabila telah melakukan kegiatan yang ada hasilnya dan berprestasi.

Jadikanlah kita sebagai idola mereka di luar rumah, idola yang menuntun menuju kebaikan sesuai siar Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar